Rabu, 23 November 2011

MENANGIS


Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena merasa takut kepada Allah sampai susu [yang telah diperah] bisa masuk kembali ke tempat keluarnya.” (HR. Tirmidzi )
Sepasang suami isteri, akan merasa bahagia ketika mendengar suara tangisan pertama bayinya. Sebaliknya, akan terdengar banyak tangisan ketika sesosok tubuh terbujur kaku sudah tidak bernyawa. Dua tangisan ini biasa terjadi.
Berarti, kita semua kemungkinan besar pernah menangis dan mungkin juga satu saat nanti, akan ditangisi. Memang, tidak ada larangan menangis didalam ajaran Islam.
Pertanyaannya, sudah pernahkah kita menangis karena merasa takut kepada Allah SWT? Menangis seperti itu sangat bernilai. Semua juga tahu, bahwa neraka itu tempat terburuk. Amat sangat menyengsarakan. Tempat yang sangat-sangat perlu dihindari.
Untuk terhindar dari tempat terburuk itu, mumpung masih ada waktu, menangislah puas-puas karena merasa takut kepada Allah SWT. Takut karena pernah meninggalkan perintah-Nya. Takut karena pernah mengerjakan larangan-Nya.

Dari Usamah bin Zaid r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, "Aku berdiri di muka pintu surga tiba-tiba kudapatkan kebanyakan yang masuk surga adalah orang-orang fakir miskin sedangkan orang-orang kaya masih tertahan oleh perhitungan kekayaannya dan orang-orang ahli neraka telah diperintahkan masuk neraka maka ketika saya berdiri di dekat pintu neraka tiba-tiba kudapatkan kebanyakan yang masuk ke dalamnya adalah orang-orang perempuan."(HR. Bukhari - Muslim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar